large image
PELATIHAN PETUGAS VERIFIKASI PEMUKTAHIRAN MANDIRI DATA PPFM MELALUI MPM TAHAP II
Kategori Berita | Diposting pada : 2018-08-02 -|- 12:09:00 oleh Admin
Bagikan Artikel ini :

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon, Ati Marliati selaku Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak , mengatakan, diterimanya penghargaan sebagai Kota Layak Anak kategori Pratama 2018 dari Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, menjadi motivasi Pemkot Cilegon untuk menjadi lebih baik terutama untuk memenuhi kebutuhan hak-hak anak.“Penghargaan ini memotivasi kita semua untuk berusaha lebih baik dalam hal perencanaan Kota Layak anak, sehingga ke depan Kota Cilegon lebih maju dan bisa meraih tingkat Madya,” jelas Ati.Sebelumnya, penghargaan diberikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise, di Gedung Dyandra Convention Center, Surabaya, bertepatan dengan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN), Senin (23/7/2018). Hadir Plt. Wali Kota Cilegon Edi Aryadi epala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, Heni Anita Susila, dan Kepala Dinas Pendidikan Muhtar Gojali.“Ini menjadi kebanggan, walaupun kita baru pertama kali meraih penghargaan Kota Layak Anak Tingkat Pratama bersama Kota Serang dan Kota Tangerang. Sedangkan untuk tingkat Madya diraih Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang,” papar Ati. 
Kota Layak Anak, juga meliputi sekolah ramah anak, puskesmas ramah anak, pemenuhan hak sipil anak yaitu bebas biaya pembuatan akta kelahiran, pembangunan ruang publik anak seperti taman layak anak, alun-alun, dan ruang terbuka hijau lainnya, serta penyelenggaraan kegiatan seni dan budaya untuk anak – anak. Abhra/DmrPelaksana tugas Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon Ahmad Jubaedi membuka bimbingan Tekhnis (Bimtek) Petugas pendaftaran dan verifikasi mekanisme pemuktahiran mandiri data penduduk miskin Kota Cilegon.Acara yang digelar di aula Bappeda diikuti 117 peserta yang di ambil dari kader yang ada di delapan Kecamatan.Dalam sambutanya Plt Sekretaris Bappeda Ahmad Jubaidi mengatakan, digelarnya bintek ini bertujuan untuk meminimalisir inklusi error (penduduk yang seharusnya merupakan sasaran program namun tidak terdaftar dalam database RTS). Serta Inklusi error(penduduk yang seharusnya bukan merupakan sasaran program namun tercantum database)."Jadi untuk itu dilakukan pelatihan untuk para petugas dan nantinya jika keluar dari pelatihan mereka dapat paham dan mengerti akan tugasnya dilapangan,"ujarnya Rabu(4/7).Kami juga menekankan untuk seluruh peserta untuk serius mengikuti program pelatihan ini hingga selesai, serta menjaga amanat untuk melakukan pendataan secara bertanggungjawab."Saya berharap bagi peserta pelatihan untuk serius mengikuti program ini, dan saya juga berharap dengan kegiatan ini akan mendorong terhadap peningkatan program penangulangan kemiskinan secara lebih efektif yang pada akhirnya akan mempercepat pencapaian kesejahteraan di Kota Cilegon,"tukasnya. Abhra/Dmr



List Berita Lainnya
KONTAK
Klik Gambar di Bawah ini
POOLING

Bagaimana menurut pendapat anda tentang layanan di website ini?

Kurang
Cukup
Sangat Bagus
Tidak Tahu

Hasil Polling
DOKUMENTASI
SOSIAL MEDIA